Masih adakah yang tidak suka dengan cerita? Entah itu bercerita, atau
mendengarkan cerita. Atau apaun asal masih sinonim dari cerita; dongeng, kisah,
dan lain sebagainya. Tampaknya pertanyaan tersebut terlalu retoris. Sadar tidak
sadar kita beraktivitas tak akan pernah lepas dari bercerita.
Ada seorang anak yang sedang curhat dengan temannya, bercerita mengenai
kucingnya yang mati. Ada sekumpulan ibu-ibu sedang riuh dengan gosip mengenai
artis dan skandalnya. Ada presenter berita yang sedang mewartakan bahwa ada
kebakaran yang semalam melanda. Ada seorang ustadz yang ceramah dengan kisah
para nabi. Dan ada seorang tersangka yang sedang membual di depan jaksa dan
hakim.
Lalu, masihkah kita akan berkata. “Maaf, saya tidak suka cerita!’—Omong
kosong!